Senin, 05 Maret 2012

Sistem Perekonomian Indonesia


Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah.

Tiga persoalan pokok Ekonomi
Tiga persoalan ekonomi tersebut diringkas ke dalam tiga kata tanyadlam bahasa inggris:               
What (apa), How (bagaimana), dan for whom (untuk siapa)
1.Jenis dan jumlah barang serta jasa yang harus diproduksi (what)
   What adalah pemilihan jumlah dan jenis barang dan jasa yang harus dihasilkan.

2.Cara system ekonomi menghasilkan brang dan jasa (How)
   How adalah pemilihan cara menghasilkan barang dan jasa.

3. Cara Distribusi barang dan jasa (for whom)
    For Whom adalah pemilihan kelompok masyarakat yang harus menikmati barang dan jasa yang     dihasilkan.

Tiga Sistem Ekonomi Utama
Perekonomian Terencana
Ada dua bentuk utama perekonomian terencana, yaitu komunisme dan sosialisme. Sebagai wujud pemikiran Karl Mark, komunisme adalah sistem yang mengharuskan pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi. Namun, lanjutnya, kepemilikan pemerintah atas faktor-faktor produksi tersebut hanyalah sementara; Ketika perekonomian masyarakat dianggap telah matang, pemerintah harus memberikan hak atas faktor-faktor produksi itu kepada para buruh.  
Perekonomian Pasar
Perekonomian pasar bergantung pada kapitalisme dan liberalisme untuk menciptakan sebuah lingkungan di mana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu).
Perekonomian Campuran
Sistem ekonomi campuran adalah pengaturan hidup ekonomi yang dikelola bersama oleh swasta dan pemerintah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar